Go Green! Selamatkan Bumi

Go Green! Selamatkan Bumi

2 141
Sebentar lagi kita akan menyambut tahun baru, saat-saat di mana kita menantikan peralihan tahun dari 2009 ke 2010. Malam pun akan ramai oleh perayaan-perayaan/acara menyambut tahun baru mulai dari acara kembang api, pergi keliling-keliling ibukota, pergi ke tempat wisata, nge-date dengan do’i, nonton konser musik bahkan ada juga yang di rumah menonton program TV acara spesial tahun baru bahkan ada yang tahun barunya diisi dengan menyelesaikan tugas kuliah…..(ada gak sih???).

Tahun masehi akan bertambah menjelang tahun baru, begitu pula dengan bumi yang kita huni ini. Berapakah umur bumi sampai saat ini? Yang jelas bumi ini makin tua. Coba sedikit kita renungkan sebelum memasuki tahun baru, tahun di mana semua orang berharap kepada kehidupan yang lebih baik, bagaimana kondisi bumi sekarang? Cukup memprihatinkankah? Pasti anda sudah tahu jawabannya. Inginkah bumi ini ikut menjadi baru seiring dengan datangnya tahun baru? Hanya kitalah yang bisa menjawabnya.

Bumi memiliki kandungan sumber daya alam yang berlimpah. Tapi dengan banyaknya populasi manusia saat ini, sumber daya alam tersebut mulai menipis, seperti hutan yang ada di Indonesia mulai gundul akibat tindakan illegal logging yang tidak bertanggung jawab. Kalau kita ingin mewarisi anak cucu kita dengan kehidupan yang layak, maka kita harus selamatkan bumi ini. Semua itu dapat kita mulai dengan menjaga kekayaan alam kita dan berhemat dalam memakai sumber daya alam demi generasi yang akan datang.
2010
             |
             |
            V
        STOP PEMBOROSAN KERTAS
       Dengan menghemat kertas berarti kita akan membantu mengurangi polusi dan penggunaan energi yang berlebihan dalam proses produksi, distribusi dan daur ulang kertas. Yang lebih penting lagi, kita ikut mengurangi penebangan pohon-pohon yang diperlukan dalam pembuatan kertas sehingga bumi ini menjadi lebih hijau.
      DUKUNG PRO LINGKUNGAN
      Untuk melestarikan bumi kita tidak harus melakukan pekerjaan yang berat, karena kegiatan sehari-hari sekecil apapun yang dilakukan dengan memperhatikan dampaknya pada lingkungan akan sangat berarti bagi bumi ini. Misalnya, kita bisa menghemat listrik dan air serta menanam tanaman di halaman rumah.
       TINGKATKAN KONSUMSI ORGANIK
      Bercocok tanam secara organik terbukti menghasilkan produk yang lebih aman dan sehat bagi kita. Kegiatan pertanian organik itu sendiri tidak mencemari air tanah, sungai, danau dan laut serta tidak menimbulkan erosi tanah, bahkan bisa meningkatkan kesuburan tanah. Untuk itu, mari kita konsumsi hasil bumi organik untuk kesehatan kita dan kelestarian bumi.
       LESTARIKAN EKOLOGI
      Pencemaran lingkungan berdampak serius bagi satwa di darat dan di laut. Polusi dan eksploitasi yang berlebihan menyebabkan ikan, spesies dan tanaman laut tercemar bahkan terancam punah. Dan juga membuat nelayan kehilangan mata pencahariannya yang telah lama menggantungkan hidupnya di laut.
      AYO DAUR ULANG
     Beberapa ancaman terhadap sumber daya bumi di masa mendatang berasal dari benda-benda yang kita buang setiap hari. Jadi, berhati-hatilah membuang sampah yang berbahaya, seperti aki mobil yang sudah usang/berbagai limbah rumah tangga yang bisa mencemari lingkungan. Lebih banyak sampah yang kita buang, semakin banyak pula lahan pembuangan limbah yang diperlukan. Dengan mendaur ulang, membuat lubang biopori, mengubah sampah organik menjadi kompos/menggunakan kembali barang-barang lama, semua ini dapat mengurangi limbah yang menggunung.
     JALANKAN HIDUP EKOLOGIS
    Seharusnya pola hidup ekologis kita mulai dari rumah kita. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi polusi dan pemakaian energi/sumber daya alam. Mulai dari hal kecil seperti mengurangi air buangan kamar mandi dengan memakai toilet yang dilengkapi dengan 2 macam buangan air, menggunakan energi panas yang dikeluarkan oleh AC untuk menghasilkan air panas di kamar mandi kita sampai dengan hal-hal besar seperti memilih developer yang membangun rumah tinggal dengan mengacu pada prinsip eco-living.

2 COMMENTS

Leave a Reply