Membuat Situs Proxy Anda Sendiri Menggunakan WordPress

Membuat Situs Proxy Anda Sendiri Menggunakan WordPress

1 52
domain proxy

Jika Anda tidak bisa mengakses situs web tertentu, baik karena disensor oleh pemerintah (misalnya, IMDB.com diblokir di Cina) atau karena perusahaan tempat Anda bekerja memblokir situs (berharap dengan blokir akan membuat pekerja menjadi lebih produktif), Anda bisa menggunakan server proxy online agar cepat dan mudah melewati filter.

Ada banyak proxy online yang tersedia di internet dan biasanya gratis karena ada selipan iklannya 😀 , tetapi jika Anda ingin semuanya ada di bawah kontrol Anda sendiri, tanpa memperlihatkan jejak Anda ke situs pihak ketiga, Anda bisa membuat situs proxy Anda sendiri menggunakan WordPress.

Mengubah Situs WordPress Menjadi Proxy Server

Ini akan memakan waktu kurang dari 1 menit untuk mengatur segalanya dan semua yang Anda butuhkan adalah sebuah situs web (atau blog) dengan platform WordPress.org dan plugin RePress gratis. “Repress” di sini adalah singkatan dari “repressive” seperti pada “repressive regimes”.

Langkah 1: Pastikan permalink diaktifkan pada instalasi WordPress Anda. Buka dashboard admin WordPress, pilih Settings -> Permalinks dan pilih format apapun daripada menggunakan yang pilihan default lalu Save.

Langkah 2: Lalu buka Plugins -> Add New dan ketikkan “repress” pada kotak pencarian plugin. Setleah ketemu, instal dan aktifkan plugin.

Langkah 3: Selanjutnya kita perlu membuat domain website whitelist yang bisa diakses melalui proxy server berbasis WordPress Anda. Buka Settings -> Repress dan tambahkan 1 atau lebih nama domain yang Anda ingin akses dari kantor lalu Save.

domain proxy

Server proxy Anda sekarang sudah siap dipakai. Jika URL situs WordPress Anda adalah abc.com, Anda bisa mengakses situs seperti facebook.com dengan menggunakan URL http://abc.com/proxy/facebook.com. Semua link internal di website Facebook ditulis ulang untuk dilayani oleh situs proxy.

Secara internal, proxy server ini berdasarkan proyek PHPProxy open source tapi ini lebih mudah untuk digunakan karena menggunakan arsitektur plugin WordPress. Halaman-halaman web yang di-proxy dilayani dengan NoIndex, NoFollow header sehingga search engine cenderung tidak memperhatikan halaman tersebut.

Akan lebih baik jika plugin proxy ini digunakan pada instalasi WordPress yang terpisah karena banyaknya permintaan proxy yang bisa membuat situs utama Anda menjadi down.

1 COMMENT

Leave a Reply