Disabilitas dan Pandangan Masyarakat

Disabilitas dan Pandangan Masyarakat

5 1234
Disabilitas dan Pandangan Masyarakat

Disabilitas dan Pandangan Masyarakat

Disabilitas adalah sinonim dari kata “cacat” yang berarti bahwa terdapat kelainan pada seseorang yang tidak dimiliki oleh orang pada umumnya. Disabilitas memiliki banyak jenis, diantaranya adalah disabilitas fisik, disabilitas mental, disabilitas intelektual, disabilitas sensorik dan disabilitas perkembangan. Disabilitas bisa terjadi selama masa hidup seseorang atau sejak seseorang dilahirkan. Dari beberapa jenis disabilitas di atas, apa saja pengertiannya? Yuk, kita bahas 🙂

disabilitas dan pandangan masyarakat

Jenis-jenis Disabilitas

Disabilitas dan pandangan masyarakat – Disabilitas fisik adalah suatu gangguan yang membatasi fungsi fisik anggota badan (1 atau lebih) atau kemampuan motorik seseorang. Disabilitas fisik lainnya termasuk gangguan yang membatasi sisi lain dari kehidupan sehari-hari, seperti gangguan pernapasan dan epilepsi.

Disabilitas mental biasanya istilah ini digunakan kepada anak yang memiliki kemampuan intelektual di bawah rata-rata. Tapi tidak hanya itu, disabilitas mental adalah sebuah istilah yang menggambarkan berbagai kondisi mental dan emosional. Gangguan kejiwaan merupakan istilah yang digunakan ketika disabilitas mental secara signifikan mengganggu kinerja aktivitas hidup yang besar, seperti belajar, bekerja dan berkomunikasi, dan lain sebagainya.

Disabilitas intelektual adalah suatu pengertian yang luas mencakup berbagai kekurangan intelektual, termasuk keterbelakangan mental. Contoh khususnya seperti ketidakmampuan belajar. Dan disabilitas intelektual ini dapat muncul pada usia berapa pun.

Disabilitas sensorik adalah gangguan dari salah satu indera. Istilah ini digunakan terutama untuk mengacu pada gangguan penglihatan dan pendengaran, tetapi indera lainnya juga dapat terganggu.

Disabilitas perkembangan adalah suatu disabilitas yang menyebabkan masalah dengan pertumbuhan dan perkembangan. Meskipun istilah ini sering digunakan sebagai sinonim atau ungkapan halus untuk disabilitas intelektual, istilah ini juga mencakup berbagai kondisi kesehatan bawaan yang tidak memiliki komponen mental atau intelektual, misalnya spina bifida.

disabilitas dan pandangan masyarakat

Julukan Penyandang Disabilitas

Ada beberapa julukan atau sebutan yang diberikan kepada penyandang disabilitas, seperti tunanetra (buta), tunarungu (tuli), tunawicara (bisu), tunadaksa (tidak memiliki tangan dan/atau kaki), tunalaras (kelainan perilaku), tunagrahita (kelainan mental) dan tunaganda (penderita disabilitas lebih dari 1 disabilitas).

disabilitas dan pandangan masyarakat

Prestasi Penyandang Disabilitas

Disabilitas dan pandangan masyarakat Bagi sebagian orang mungkin beranggapan bahwa disabilitas menyebabkan seseorang tidak bisa maju atau berkarya. Tapi apa itu benar? Sudah banyak para penyandang disabilitas yang membuktikan dirinya kepada dunia bahwa mereka sama seperti orang-orang pada umumnya terlebih lagi ada dari beberapa penyandang disabilitas yang mampu mengalahkan rekor dari orang biasa.

Sebut saja Beethoven, pasti kenal Beethoven aatau minimal pernah dengar namanya. Kalau belum pernah dengar, jadi sekarang udah tahu donk setelah baca tuntas artikel ini 🙂 Beethoven adalah penggarang lagu terhebat sepanjang sejarah. Sayangnya, pada usia 31 tahun ia mulai mengalami gangguan pendengaran dan tuli total pada usia 47 tahun. Bukan malah terlihat berbeda, tapi ia malah lebih termotivasi membuat berbagai karya musikal yang terkenal sampai sekarang, seperti the 9th Symphony. Padahal ia tidak bisa mendengarkan karya musik ciptaannya, tapi bisa melahirkan karya-karya yang hebat.

Disabilitas dan pandangan masyarakat – Ada lagi yang sudah berhasil menjadi pemain piano profesional, namanya Hee Ah Lee. Ia terlahir dalam keadaan disabilitas yang dalam istilah kedokteran disebut lobster claw syndrome. Ia hanya punya kaki sebatas lutut dan di kedua tangannya hanya ada dua buah jari. Menakjubkan bukan, pemain piano profesional dengan 2 jari.

Terakhir, di Indonesia ada seseorang yang bernama Ratna Indraswari Ibrahim. Ia mengalami disabilitas tubuh karena penyakit radang tulang (rachitis) pada usia 13 tahun. Dengan hilangnya fungsi kedua tangan dan kaki membuat wanita ini aktif menulis cerpen novel, seperti Lemah Tanjung (2003).

Mustahil mungkin kalau mereka semua bisa seperti itu, tapi semua itu adalah fakta. Dengan beberapa kisah di atas membuktikan bahwa keterbatasan fisik atau disabilitas lainnya tidak bisa mengekang manusia untuk sukses, selama ada keyakinan diri, kerja keras dan semangat. Mereka mungkin saja tidak punya fisik yang sempurna seperti kita, tapi mereka mempunyai segudang prestasi yang mungkin belum tentu kita bisa menyamainya. Semoga kisah tersebut menginspirasi kita semua.

disabilitas dan pandangan masyarakat

Hari Penyandang Disabilitas Sedunia

Penyandang disabilitas sudah dihargai dengan adanya Hari Penyandang Disabilitas Sedunia setiap tanggal 3 Desember. Dengan adanya hari ini membuktikan bahwa sudah seharusnya penyandang disabilitas diperhatikan bukan malah dicuekin atau dibedakan. Kenapa penyandang disabilitas harus diperhatikan? Karena penyandang disabilitas punya hak yang sama seperti orang-orang pada umumnya. Mereka berhak mendapatkan pendidikan, pekerjaan, perlakuan yang sama dan lain sebagainya.

disabilitas dan pandangan masyarakat

Undang-undang Tentang Disabilitas

Di Indonesia sudah ada undang-undang yang membahas tentang penyandang disabilitas, seperti Undang-undang Nomor 4 Tahun 1997 Pasal 1 Ayat 1 tentang Penyandang Cacat dan Undang-undang Nomor 4 Tahun 1997 Pasal 6 tentang Penyandang Cacat. Hati-hati bagi yang tidak memperhatikan penyandang disabilitas karena sudah ada undang-undang yang memberikan sanksi 6 bulan atau uang senilai 200 juta pada Undang-undang Nomor 4 Tahun 1997 Pasal 28 tentang Penyandang Cacat.

Bagi yang melakukan diskriminasi kepada penyandang disabilitas juga perlu berhati-hati karena hal ini sudah diatur dalam Undang Undang Diskriminasi Cacat (DDO). DDO itu sendiri adalah sebuah undang-undang yang ditetapkan untuk melindungi para penyandang disabilitas terhadap diskriminasi, pelecehan dan ‘vilifikasi” karena alasan disabilitas mereka.

disabilitas dan pandangan masyarakat

Disabilitas dan Pandangan Masyarakatdisabilitas dan pandangan masyarakat

Komunitas Disabilitas di Indonesia

Di Indonesia sudah ada beberapa komunitas yang peduli pada penyandang disabilitas, salah satunya adalah Kartunet Community Indonesia. Kartunet Community Indonesia merupakan organisasi nirlaba yang didirikan oleh kaum muda tunanetra pada 19 Januari 2006. Kartunet Community Indonesia bersifat terbuka, dan independen tanpa afiliasi dengan kepentingan politik apapun. Kartunet Community didirikan karena melihat banyaknya jumlah penyandang disabilitas yang semakin tahun semakin banyak. Kartunet Community berusaha untuk menangani, memberdayakan dan memberikan peluang bagi penyandang disabilitas supaya mereka dapat hidup mandiri. Untuk informasi selengkapnya tentang komunitas ini dapat kamu baca pada link ini, Kartunet Community Indonesia.

Harapan saya, melalui Kartunet Community Indonesia atau organisasi lain sejenisnya dapat membantu para penyandang disabilitas supaya dapat hidup mandiri dengan memberdayakan mereka, menemukan kelebihan mereka dan memberikan peluang kerja, pendidikan, usaha atau lainnya. Sebenarnya tidak cukup jika hanya komunitas ini saja yang bekerja, baik Pemerintah maupun masyarakat juga diharapkan dapat ikut serta membantu para penyandang disabilitas tersebut dan menghilangkan anggapan negatif bahwa penyandang disabilitas tidak bisa memberikan value/nilai lebih. Dengan memberikan bekal keterampilan dan pengetahuan profesionalitas membantu penyandang disabilitas bisa menghidupi dirinya sendiri, tanpa harus bergantung pada orang lain.

disabilitas dan pandangan masyarakat

Kesimpulannya, penyandang disabilitas sama seperti kita semua. Tuhan memberikan kelebihan dan kekurangan pada setiap ciptaan-Nya termasuk penyandang disabilitas. Bolehlah mereka tuli tapi mereka bisa menciptakan karya musik yang hebat, bolehlah mereka tidak memiliki kaki, berkat kegigihan dan kerja kerasnya, mereka ada yang bisa menjadi pemenang lari dalam olimpiade dan lain sebagainya. Kalau ada yang bilang penyandang disabilitas kurang beruntung, sayang sekali dan sungguh rugi orang yang beruntung itu tidak bisa melakukan hal-hal sebaik yang dilakukan oleh penyandang disabilitas. Mungkin masih adanya kenyataan kalau penyandang disabilitas dijauhi, dihiraukan dan diremehkan yang membuat peran mereka di masyarakat sangat dikesampingkan. Yang menyedihkan adalah seseorang yang melakukan diskriminasi dan tidak menghargai keberadaan penyandang disabilitas.

disabilitas dan pandangan masyarakat

Kita semua adalah sama, yang membedakan adalah hal-hal baik yang dapat dilakukan! Salam super! 🙂

SIMILAR ARTICLES

5 COMMENTS

  1. akhirnya mas fazza yang pertamax di sini 😀
    liat post yg lain komennya pada banyak amat
    salam kenal juga mas 🙂

  2. penyandang disabilitas sebenarnya memiliki keinginan untuk bersaing, baik itu dalam kehidupan, pendidikan, walau mereka mengalami kesulitan dalam bidang sosialisasi.
    seperti yang sudah di jelaskan dalam artikel di atas, banyak dari mereka memiliki keinginan yang besar dan mereka berusaha lebih melebihi kita yang sudah di cukupkan dari segi fisik. bukan begitu bapak admin?

Leave a Reply