
Cara Unroot Android
Istilah “rooting” mengacu pada proses memodifikasi atau melakukan “hacking” Android Anda untuk tujuan memperoleh kontrol administratif secara penuh pada perangkat Anda. Pada Android yang sudah di-root, Anda dapat menginstal software yang tidak disetujui oleh Android, menginstal tema kustom, meningkatkan daya tahan baterai ponsel Anda dan lain-lain.
Dengan melakukan “unrooting” pada Android, pada dasarnya Anda membalikkan proses ini dan mengembalikan perangkat ke pengaturan pabrik (factory setting) – sebuah proses yang mungkin Anda ingin pertimbangkan jika Anda mengalami masalah teknis atau jika Anda perlu ingin memperbaikinya karena setelah di-root banyak masalah yang terjadi atau tidak ingin mengambil risiko karena bisa menghapus garansi pabrik. Sebelum melakukan unrooting Android, pastikan Anda melakukan backup pada semua kontak dan informasi aplikasi untuk mencegah kehilangan data.
Caranya
Melakukan Perubahan di Komputer
Download file unroot_update.zip dari situs MediaFire di bagian resource artikel ini dan simpan ke dalam komputer Anda. File ini gratis untuk di-download.
- Hubungkan ponsel Android ke komputer dengan kabel USB.
- Buka folder kartu SD ponsel Android Anda di komputer. Di dalam folder ini, Anda akan menemukan sebuah file yang bernama “update.zip“.
- Hapus file update.zip tersebut.
- Drag file atau salin file unroot_update.zip yang sudah di-download tadi ke dalam folder SD Card. Jangan sampai Anda mengekstrak file ini, ok 😉
- Ubah nama file unroot_update.zip dengan klik kanan pada nama filenya dan pilih “Rename”. Anda harus mengubah nama file “unroot_update.zip” menjadi “update.zip“.
- Tutup atau keluar dari folder kartu SD dan diskonek Android.
Melakukan Perubahan di Android
- Setelah 7 langkah di atas sudah dilakukan, Lakukan reboot ponsel Android dalam mode recovery dengan menekan tombol “x” dan tombol “power” secara bersamaan.
- Pilih “Install” dari menu Recovery dan pilih “Allow update.zip installation“.
- Pilih “install sdcard/update.zip (depreciated)“.
- Pilih “Wipe Cache Partition” dan kemudian “Wipe data/Factory Reset” untuk mengembalikan telepon Anda kembali ke pengaturan pabrik dan selesaikan unroot tersebut. Setelah ponsel Anda melakukan reboot, semua data yang disimpan akan dimuat ulang secara otomatis dari Google pada saat login ke dalam akun Google Anda.
Tips dan Peringatan
Tidak menutup kemungkinan akan terjadi masalah saat melakukan rooting Android Anda, proses unrooting Android juga dapat merusak atau menghancurkan secara permanen telepon Anda jika tidak dilakukan dengan benar dan hati-hati. Sangat penting untuk memahami risiko ini sebelum melakukan unroot Android karena dapat membuat ponsel tidak bisa digunakan 😉